Sopir Taksi Online di Jakut Rampok Ponsel dan Duit Rp 6 Juta Milik Penumpang

Info Promo Dan Bonus Kami :
1. Bonus Cashback 10%
2. Bonus Rollingan 0,7%
3. Bonus Referensi 5%
4. Deposit Hanya 50 Ribu
Klaim Bonus Anda Dengan Cara Klik Disini

Sopir Taksi Online di Jakut Rampok Ponsel dan Duit Rp 6 Juta Milik Penumpang – Subdit 3 Resmob Direktorat Reskrimum Polda Metro Jaya tangkap sopir taksi online berinisial ASA (19) . Dalam askinya, pemeran yg ditemani oleh mitranya, GF (24) , menelanjangi korban serta ‘membuang’-nya ditepi jalan.

Moment itu berlangsung pada Sabtu (30/3) lebih kurang waktu 23. 00 WIB. Terduga ASA mencari korban dengan memanfaatkan account taksi online serta mobil punya saudaranya.

” Berasal dari ada penumpang yg udah membeli ia berada pada Ancol sana membeli taksi online. Lantas datanglah taksi yg dikendarai terduga ASA, ” kata Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Argo Yuwono di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (8/4/2019) .

Sebelum Membaca Lebih Lanjut, Silahkan Hubungi Kontak Yang Kami Sediakan Untuk Dapatkan Bonus Terbaik Dari Kami

Lihat Kontak Kami Klik Disini :

” Seusai ada, penumpang naik mobil itu, serta berjalan menuju Bekasi lantaran diperintah nganter kesana. Kala 800 mtr. berjalan, driver (ASA) menyebutkan ke penumpang (STNK ketinggal) , ” sambungnya.

Terduga ASA memohon izin terhadap korban bernama Tauhid buat menjumpai temannya sekaligus ambil STNK. Korban menyetujuinya serta pemeran membawa korban bersua dengan terduga GF di Halte Binaria Tija, Jakarta Utara.

Sepanjang perjalanan ketujuan ke rumah korban, terduga GF rupanya udah menyediakan pisau buat mengintimidasi korban. Korban pernah tertidur sepanjang di perjalanan serta terjaga lantaran mobil berhenti di lokasi Muara Bakti, Kabupaten Bekasi.

” Tahu-tahu penumpang bangun ia udah ada ditepi jalan keluar jalan tol di daerah Bekasi. Sama terduga GF ini, penumpang dicekik buat diperintah barang-barangnya. Ia menodongkan pisau ini, lantas ia mohon (harta benda korban) , ” kata Argo.

Pemeran mengambil satu unit telpon seluler punya korban serta uang tunai Rp 6 juta. Kemudian, korban didesak buka busananya buat meyakinkan sudahlah tidak ada harta benda di tubuh korban. Korban sesudah itu di turunkan ditepi jalan seusai dirampok.

Tak makan waktu lama, polisi sukses tangkap pemeran pada awal April 2019. Terhadap polisi, banyak terduga mengakui baru pertama mengerjakan perampokan itu.

Polisi tetap mendalami perkara itu. Polisi pun tetap mencari pemilik account taksi online dan mobil yg dimanfaatkan terduga kala berlaga.

Atas tingkah lakunya, ke dua terduga disangkakan Clausal 365 KUHP. Terduga terancam hukuman kurungan penjara 9 tahun.

You might also like