Home / Berita Umum / Pukuhan Pil Diduga Narkoba Di Bungkus Dengan Bungkus Roko

Pukuhan Pil Diduga Narkoba Di Bungkus Dengan Bungkus Roko

Pukuhan Pil Diduga Narkoba Di Bungkus Dengan Bungkus Roko – Paket berisi pil berwarna putih dikira narkoba diketemukan dibawah tumpukan ranting pohon di dekat Lapas Tabanan, Bali. Beberapa puluh pil warna putih itu disembunyikan dalam bungkus rokok.

Paket itu diketemukan pada Minggu (23/6) lalu lebih kurang waktu 00. 30 Wita. Area persisnya ada ditepi jalan depan balai banjar Pasekan Belodan (belakang kantor PHDI Tabanan) Banjar Pasekan Belodan, Desa Dajan Peken, Kec/Kab Tabanan.

” Lebih kurang waktu 21. 00 Wita, ada pesan singkat, SMS, ke wartel privat di lapas kalau ada perintah seorang atas nama R buat ambil satu paket barang pada tempat yg udah ditetapkan. Tempatnya itu berada pada utara lapas, ada tong sampah, ada pohon besar, ranting dibawah situ. Bisa informasi itu saya perintahkan kepala keamanan cek area, ” kata Kalapas Tabanan I Putu Murdiana disaat diminta konfirmasi lewat telpon, Selasa (25/6/2019) .

Putu mengemukakan, kala di area, diketemukan satu kantong plastik besar berwarna hitam. Faksinya lalu mengabari polisi buat menyelamatkan barang untuk bukti itu.

” Lebih kurang waktu 00. 05 Wita, anggota Polsek Kota ada berbarengan saksi-saksi dari perbekel serta anggota kami langsung ke TKP serta mengecheck barang yg menyangsikan itu. Lalu dibuka ada 3 bungkus rokok, 2 yaitu Gudang Garam, 1 yaitu Sampoerna Mild. Urutan Gudang Garam masih tertutup rapat atau bersegel dan Sampoerna udah terbuka, seusai dikeluarkan ada tiga klip kantong kecil pil warna putih. Satu klip berisi 10 pil, jadi keseluruhan 30 butir yg diketemukan, ” kata Putu.

Putu mengemukakan faksinya menyerahkan proses pengumpulan bukti-bukti terhadap polisi berkenaan hasil pil dikira narkoba itu. Putu mengemukakan faksinya pun belum dapat berikan penyidikan terhadap tahanan berinisial R sampai proses pengumpulan bukti-bukti tuntas.

” Setelah itu jadi ranah polres buat proses seterusnya. Kami sifatnya bekerjasama buat bon atau pengecekan kelanjutan kami koordinasikan buat dapat dikontrol lebih mendalam kembali, ” terangnya.

” Kami pun belum bisa konfirmasi dari polres berkenaan barbuk (barang untuk bukti) apa sungguh-sungguh narkoba atau tidak. Bila dapat diyakinkan begitu, makna ya pun pengungkapan ini belum jelas ini miliki siapa dari siapa. Jadi kami tak dapat berikan penyidikan penduduk binaan kami atas nama R itu, lantaran yg terkait belum ambil udah kebongkar duluan, ” sambungnya.

Putu mengemukakan R sebagai tahanan perkara perusakan yg dipidana 1, 5 tahun penjara. Sekarang ia masih tunggu proses pengumpulan bukti-bukti dari kepolisian.

” Faksi polres bakal melaksanakan pengumpulan bukti-bukti seterusnya, apa R jadi jadi kurir. R ini tahanan, kebetulan tahanan perkara 170 KUHP, ia pidana 1 tahun 6 bulan. Yg terkait itu udah kita program buat menuruti asimilasi kebersihan lapas atau luar lapas, pagi jam 7 ia keluar bersihkan, terus masuk kembali memang pengawasan menempel sore pun begitu, 1/2 5 dikeluarkan jam 5 masuk kembali lagi lapas, ” terangnya.

Dengan cara terpisah, Kasubag Humas Polres Tabanan Iptu Made Budiarta mengemukakan faksinya masih melaksanakan pengumpulan bukti-bukti berkenaan pil yg dikira narkotika itu. Ia belum dapat meyakinkan apa pil itu benar mempunyai kandungan sediaan narkotika.

” Memang benar ada begitu, akan tetapi buat ragamnya hingga sekarang belum didapati sebab itu pengecekan laboratorium, ” kata Budiarta.

About penulis77